Friday, March 22, 2013

Fungsi Jam Tangan Chronograph

Fungsi Jam Tangan Chronograph

Apa itu fungsi chronograph dan tachymeter? Mungkin sebagian teman-teman bertanya begitu. Bagi teman-teman yang memiliki jam dengan fitur chronograph dan tachymeter sebaiknya tahu fungsi fitur tersebut agar tidak mubazir. Fitur tersebut bukan hanya untuk memperindah tampilan jam saja, tetapi mempunyai fungsi yang mungkin sangat berguna bagi pemiliknya.

Chronograph
Banyak orang rancu antara chronograph dan chronometer, yang sering rancu adalah jam bertuliskan chronometer di sebut sebagai jam chronograph karena mirip, padahal kedua kata tersebut merujuk pada dua hal yang berbeda.
Chronometer adalah alat pencatat waktu yang cukup tepat untuk dapat digunakan sebagai standar waktu portabel, biasanya digunakan untuk menentukan bujur dengan cara navigasi selestial. Dalam dunia jam tangan, istilah ini juga sering digunakan ke jam yang telah dites dan diberikan sertifikat karena telah lulus standar ketepatan. Di Swiss, hanya jam yang diberi sertifikat oleh COSC yang dapat menggunakan kata Chronometer pada jamnya.
Sedangkan chronograph berasal dari kata Yunani untuk waktu dan menulis (“chronos” dan “grafik”). Sebuah arloji chronograph adalah jenis jam tangan yang dapat bertindak sebagai stopwatch, pengukuran interval waktu ketika menekan tombolnya di kedua sisi dari crown.

Chronographs dapat melacak berlalu waktu(detik, menit dan pada beberapa model bahkan jam berlalu), serta waktu, ada beberapa chronographs yang juga dapat merekam fraksi yang kedua. Hal ini dicapai dengan menggunakan dial khusus atau skala di pinggir dial jam itu. Sebuah chronograph digital mampu membaca 1 / 100 dari sebuah chronograph, kedua kuarsa 1 / 10 detik, dan mekanik 1 / 5 per detik.

Tachymeter
Jika anda membeli jam tangan dan dilingkar luarnya (bezel) terdapat banyak angka-angka, paling besar tertulis 500 diatas dial angka 1 dan paling kecil 60 diatas dial angka 12 pasti anda juga akan mendapati tulisan tachymeter yang menunjukkan satu skala.
Tachymeter ini didasarkan pada teknologi chronograph juga. Bedanya adalah teknologi ini didasarkan pada fungsi konversi. Misalnya konversi berapa lama jarak tempuh, atau kecepatan rata-rata mobil. Cuma, tachymeter ini hanya akurat dari detik ke 7,2 s/d 60 detik pertama. Cara konversinya juga cukup mudah, berikut ilustrasinya.

Jika kita ingin tahu kecepatan rata-rata mobil kita dengan teknologi tachymeter, kita bisa lakukan dengan langkah berikut. Setelah nyalakan chronograph kita, pacu mobil sejauh 1km. Nah, misalkan ternyata dengan jarak 1km itu, waktu tempuh kita adalah 36 detik, di layer tachymeter kita sudah terdapat konversi bahwa 36 detik itu berarti 100. Jadi artinya, Kecepatan kita adalah 100km/h. Atau semudah seperti kita hitung dengan rumus matematika. Tachymeter ini juga dapat digunakan untuk menkonversi hal-hal lainnya, tetapi lebih sering berhubungan dengan jarak tempuh.

Lalu, bagaimana mengukur benda yang lebih cepat dari 7,2 detik, atau lebih lama dari 60 detik? Caranya mudah, kamu tetap saja menggunakan cara yang seperti biasa, namun dengan mengkonversi hasilnya. Misal anda ingin mengukur lari teman anda dalam jarak 100 meter, saat menggunakan tachymeter berhenti di angka “9″ (45 detik) >> 80 km/jam, namun karena teman anda hanya menempuh 100 m atau 100m/1000m = 0,1 dari 1 km, maka kecepatan teman anda harus juga di kalikan dengan 0,1 yaitu 8 km/jam.

Bagaimana Jika untuk benda yang sangat cepat, roket misalnya? saat kamu memencet tombol arloji kamu, menunjukkan angka “4″ (20 detik) >> 180 km/jam, karena roket itu menempuh jarak 10 km, maka hasil perhitungan anda harus tetap di kalikan 10 menjadi 1800 km/jam.

Aplikasi lain dari tachymeter ini bisa saja untuk mengukur unit yang diproduksi dalam satu jam. Misalnya kita mengukur berapa banyak barang yang diproduksi selama satu jam. Jalankan saja chronograph dan anggaplah setelah 10 unit kita menghentikan pengukuran dan jarum stopwatch menunjukkan angka 45 detik. Skala tachimeter menunjukkan angka 80. Kalikan saja angka 80 tersebut dengan 10, dengan begitu kita mendapatkan angka 800 unit yang diproduksinya setiap jamnya.

Itulah sedikit contoh cara penggunaan tachymeter. Tachimeter dirancang independen terhadap satuan (kilometer per jam, mil per jam, atau bahkan unit yang diproduksi per jam.

Sumber : kaskus.co.id

No comments:

Post a Comment